10 kalam hikmah Tuan Guru Batak Pertama As-syekh Abdurrahman Rajagukguk Al-Kholidy Naqsyabandi Qs. 

1. Inti (Hakikat) perjalanan hidup ini Perubahan. Perubahan menjadi lebih baik, semakin dekat dengan Allah. Cari Guru Mursyid yang menunjukimu kepada jalan Allah diamana pun kamu berada. Ketahui olehmu Robithohmu itu benteng hati sanubari murid menuju Allah. Siapa tidak berobithoh kepada guru menuju Allah maka Setan menjelma menjadi gurunya.

2. Guru Mursyid itu pewaris Nabi. Keilmuannya bersilsilah bagaikan mata rantai sampai kepada Rasulullah. Siapa yang mendurhakai nya sama mendurhakai Ahlul bait dan Rasulullah SAW. 

3. Jangan bercerai dari Jemaah dan Ahli Gurumu. Siapa yang kembali kebelakang setelah Hidayah, alamat akan mati Jahiliyah. 

4. Kunjungi Ahli Gurumu sekurang-kurang nya sekali dalam masa 40 hari. Agar keberkahan dan sambungan ruhanimu tidak terusik kefasikan dunia.

5. Hormati dan bhakti lah kepada kedua ibu bapakmu selama ia tidak mengajarimu mensekutukan Allah dan Kemaksiatan. 

6. Tanam olehmu baik sangka. Sekalipun baik sangka itu salah bagimu. Agar engkau mudah Husnul Khotimah. 

7. Jangan mendekat kepada orang Pembenci yang menghalangi orang menuju Allah. Sebab ia dalam menanti kebinasaan dari Allah Azza Wajalla.

8. Waspada lah kepada anak istrimu sebab ia tanggungjawab mu di hadapan Allah. 

9. Salik itu pekerja keras bukan Pemalas. Maka cari redho dan karunia Allah yang Maha luas.

10. Tanam Cinta dan Lapang dada kepada siapa dan apapun sebab Hati salik tidak ternoda akan Kebencian dan Kebakhilan.


Kalam hikmah diatas selalu dibacakan dalam menceritakan kisah perjuangan beliau semasa hidup di Acara Haul Tuan Guru yang jatuh pada bulan Shafar setiap tahun nya. 

Kalam hikmah ini didapat dari murid dan dzurriyat beliau dan disalin ulang di blog saya ini. 
Penulis KH. Abdurrahman Baqi Sitanggang An-Naqsyabandi. 
Allohu Yarham Syeikh Haji Muhammad Isya Sitorus Al-Kholidi An-Naqsyabandi Qs Dilahirkan di Desa Lumban Banjar Porsea Tapanuli Sumatera Timur Tahun 1912 M. Anak dari Tuan Ibrohim Sitorus Lumban Banjar Porsea. Beliau bersekolah di Sekolah Rakyat Lumban Banjar yang kemudian beliau hijrah dari Tapanuli ke Tanjung Balai Asahan persis nya di Kampung Toba Pematang Kabupaten Asahan dan belajar Agama kepada Almarhum Lobe Majid Pematang Pasir. Kemudian bersuluk di Thoriqot Naqsyabandi di Sei Pasir Asahan kepada Tuan Guru Syeikh Bakri Bin Abdul Wahab Rokan Al-Kholidi An-Naqsyabandi. Kemudian dilanjut belajar Fiqih Tashawuf kepada Tuan Guru Abdul Aziz Almandili Alumni Musthafawiyah pertama di Kampung Toba Pematang Asahan selama 15 tahun dan kepada Ulama Tanjung Balai Tuan Thohir. Setelah itu beliau melanjutkan perjalanan Spiritual khusus ke Pondok Persulukan Babussalam Besilam Langkat kepada Tuan guru Syeikh Faqih Tamba Bin Abdul Wahab Rokan.  Setelah banyak melakukan perjalanan Spiritual beliau kemudian mendirikan Pondok Persulukan Thoriqot Naqsyabandi Yang diberi Nama Rumah Suluk Babussalam Sei Rongit yang kemudian dipindahkan ke Kampung Toba Pematang Asahan Tahun 1950-1969 lalu pindah ke Sei Merbau dari tahun 1969 sampai beliau wafat kehadhirat Alloh tahun 2002. Semasa hidup beliau banyak mengajarkan Ilmu Fiqih Tashowuf di sekitaran Tanjungbalai-Asahan. Kepada banyak murid beliau yang tersebar di sekitaran dua kabupaten kota tersebut sampai keluar daerah beliau berwasiat sama bahwa Fiqih Tashowuf harus dikembang kan di rumah-rumah suluk jika setelah mendapat Ijazah Kemursyidan membangun rumah suluk. Dalam pengembangan Thariqot Naqsyabandi Alhamdulillah beliau tidak mendapatkan hambatan yang berarti. Tahun 2013 Pondok Persulukan yang beliau dirikan di Kampung Sei Merbau dipindah oleh anak beliau Syeikh Haji Muhammad Ridwan Sitorus Al-Kholidi An-Naqsyabandi ke Sei Raja Kota Tanjung Balai disebabkan tempat yang begitu tidak memungkinkan lagi untuk dipertahankan di Sei Marbau yang luas nya hanya kisaran satu rantai tanah. Beliau (Allohu Yarham) memiliki 16 anak dari dua Istri. Dari istri pertama beliau yang bernama Amna Marpaung beliau mendapat 6 orang anak dan dari Istri yang kedua Rodiah Manurung 10 orang anak.


Allohu Yarham Assyeikh Haji Muhammad Ridwan Sitorus Al-Kholidi An-Naqsyabandi Qs.

Syeikh Haji Muhammad Ridwan Sitorus Al-Kholidi An-Naqsyabandi adalah putra yang istiqomah mengikuti langkah beliau dalam mengembangkan Thoriqot Naqsyabandi hingga saat ini di Kota Tanjungbalai. Dalam asuhan nya sekarang beliau menerapkan program Suluk sepanjang masa di Rumah Suluk Babussalam. Ulama Kharismatik ini benar-benar mengikuti jejak langkah ayahanda Allohu Yarham Syeikh Muhammad Isya Sitorus Al-Kholidi An-Naqsyabandi Qs. Mengasuh jamaah dari semua latar belakang status sosial mulai dari masyarakat awam hingga para pejabat mulai dari yang muda hingga orang dewasa yang sepuh. Ulama Shufi kelahiran 1956 ini benar-benar fokus berdiam dalam majelis nya di Rumah Suluk Sei Raja. Kesahajaan nya sangat mirip dengan Almarhum ayahanda beliau. Anak bungsu dari 16 bersaudara inilah saat ini pimpinan Rumah Suluk Babussalam. Selain ditempah dalam dunia Thoriqot beliau juga menghabiskan masa kecil nya bersekolah di Pondok Pesantren Musthafawiyah Purba Baru tahun 1984-1991. Dan dalam dunia Thoriqot beliau mendapat Ijazah kemursyidan langsung dari pusat persulukan Besilam dari Tuan Guru Syeikh Anas Mudawwar Bin Syeikh Daud Bin Syeikh Abdul Wahab Rokan Al-Kholidi An-Naqsyabandi. Dalam Riyadhoh Suluk Akbar beliau memprogramkan Suluk akbar 3 kali dalam setahun. Suluk Haji 1 Dzulhijjah Suluk 12 Robi'ul Awal dan Suluk Haul Syeikh Muhammad Isya Al-Kholidi An-Naqsyabandi pada awal bulan Dzulqo'dah. Dan memprogramkan Tawajjuh Akbar dua kali dalam sepekan yang diprogramkan pada malam Selasa dan Malam Jum'at. Awal tahun 2022 nanti InsyaAlloh beliau berencana akan memprogramkan pengajian bulanan seputar Fiqih - Tashowuf Al-hikam Ibn Athoillah Al-Iskandari. Dalam mengembangkan Thoriqot beliau benar-benar mendapat dukungan dari semua Jamaah para Kholifah beliau. Banyak kholifah dan Asatidz tamatan Pesantren yang berguru kepada beliau. Semoga pengenalan kita terhadap ajaran agama melalui beliau benar-benar mendapatkan keredhoan Alloh Swt. Alloh lah yang dipuji dengan perkembangan yang begitu pesat kita semua berharap Tuan Guru dan Ahli Dzurriyat sehat wal afiat. Amin. Tuan Guru dalam acara Haul ke 15 Agustus 2018 di Rumah Suluk Sei Raja Tanjungbalai.

Sekapur sirih dari Tuan Guru.

Syeikh Haji Muhammad Ridwan Bin Syeikh Haji Muhammad Isya Sitorus Al-Kholidi An-Naqsyabandi.

Tiada yang dapat kita persembahkan kehadirat Alloh Swt selain pengharapan keridhoan mengikuti ajaran baginda Rosululloh yang telah diwariskan kepada para sahabat-sahabat Tabi'in Tabi' Tabi'in ulama terdahulu hingga kini. Nabi berpesan agar kita selalu dalam satu jamaah dan jangan sekali-kali mundur maupun lari dari barisan jamaah yang dikhawatirkan terjerumus kepada mati Jahiliyah. Jangan sekali-kali kita melibatkan diri pada barisan orang-orang yang mencela ajaran Dzikrulloh. Orang yang menghalang-halangi orang lain pada jalan Alloh sesungguh nya sedang dalam ancaman kemurkaan Alloh. Hindari mereka agar diri dapat dipastikan selamat dari kemurkaan Alloh. Hindari berburuk sangka kepada orang-orang mukmin takut lah selalu kepada firasat mereka. Berpegang teguh lah pada jalan Alloh ini. Habis kan masa dalam ibadah. Sebab jika kita tidak habiskan masa yang tersisa pada ibadah maka ia akan habis juga dalam suasana tidak beribadah. Cintai Alloh dan Rosululloh melebihi kecintaan kepada yang lain nya. Istiqomah lah dalam ibadah sebab hanya dengan Istiqomah kita mendapatkan banyak Karomah (Kemuliaan) disisi Alloh. Sadarilah bahwa dengan bertambah nya hari sejatinya berkurang nya masa kita untuk tinggal sementara di bumi ini. Yakini sepenuh hati bahwa ada kehidupan yang berbeda setelah alam kematian nanti. Pelihara diri keluarga jiran tetangga jamaah dari hiruk pikuk dunia yang melalaikan kepada Dzikrulloh. Yakini sepenuh hati amalan dzikir yang dibiasakan akan dapat dan mudah diucapkan saat sakaratul maut yakni puncak keberhasilan Husnul Khotimah. Zuhud lah dalam perkara harta benda dunia yang tiada berkesudahan tipu daya nya. Biasakan bersedekah dalam setiap masamu agar dibuka hijab yang terdinding dalam sanubarimu. Taati guru dan orangtuamu seperti engkau mentaati Alloh dan Rosul Nya. Tinggalkan kesombongan sebab itu semua hanya membuat iblis leluasa menguasai kehidupan mu. Anak-anak rohaniku. Tiada pesan yang terindah melainkan itu pesan kepada taqwa illalloh.
Jamaah Suluk sepuluh hari pada Robi'ul Awal 1443 H.


Airmata haru yg menetes dipipiku buat ibu rasanya dapat memadamkan api neraka, namun tidak untuk air lautan yg begitu banyak...
Jika kita berbicara mengenai perusahaan maka yang terpikir oleh kita bahwa didalamnya banyak orang yang mengadu nasib mencari nafkah untuk kesejahteraan hidup orang banyak. Jika berbicara soal PT.Gruti Lestari Pratama mungkin tidak banyak yang tahu bahwa perusahaan dimaksud mempunyai segudang masalah bagi orang banyak. Perusahaan kelapa sawit yang luasnya ribuan hektare yang terletak dikabupaten Mandailing Natal itu ternyata banyak melanggar hak-hak yang seharusnya terpenuhi buat karyawannya. Seperti ketiadaan Rumah Sakit, Air Bersih, Sarana Pendidikan menjadi penyebab utama dalam pembahasan pada tulisan ini. Dizaman yang begini maju masih ada lagi masyarakat yang kewalahan untuk mendapatkan kesehatan yang layak maka itu adalah dosa besar yang tidak dapat untuk dipermaklumkan. Terlebih masyarakat itu berlindung disebuah perusahaan yang berjalan stabil seperti PT. Gruti Lestari Pratama. Begitu juga Sarana Air bersih dimana itu menjadi skala prioritas bagi kebutuhan hidup manusia lagi-lagi pihak manajemen PT. Gruti Lestari Pratama mengabaikannya. Seolah-olah perusahaan itu tidak memposisikan pekerjanya layaknya manusia yang butuh hidup normal sebagaimana kehidupan rakyat Indonesia yang kaya dengan sumber alamnya. Sarana Pendidikan yang sekarang ini seharusnya sudah tidak dikeluhkan oleh rakyat Indonesia mengingat kebijakan pemerintah saat ini sangat serius mengupayakan peningkatan mutu pendidikan lagi-lagi PT. Gruti Lestari Pratama mengabaikannya. dimana yang penulis lihat sendiri bahwa dari beberapa Afdeling memang tidak ada sarana pendidikan formal yang dikelola pihak perusahaan untuk anak-anak karyawan PT. Gruti Lestari Pratama. Ini jelas-jelas bahwa pihak pemerintah kabupaten Mandailing Natal tutup mata mengenai hal-hal yang sifatnya untuk kepentingan hidup rakyat Mandailing Natal. Kita berharap pada DPRD Kab Mandailing Natal dan pemerintahan kabupaten agar ini menjadi topik bahasan untuk mengadakan dialog kepada pihak manajemen PT. Gruti Lestari Pratama. Sehingga hal-hal yg seperti ini tidak berkepanjangan demi terwujudnya keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia sebagaimana yang termaktub dalam sila kelima Pancasila. Semoga tulisan ini membawa manfaat bagi kehidupan karyawan PT.Gruti Lestari Pratama dan masyarakat sekitarnya.
In life sometimes people have to be optimistic to achieve the happiness she had planned.
But after the plan was carried out so quickly sometimes that hope vanished when swallowed. But for those who really recognized the power of God is certainly all things considered positive what God has destined.

I'lamuu hadjihil kalimah...Laa tataharroquu illa bi idznillah...idzaa yaqulu kun fayakunu syai'..hasya lillah.
ilalliqo'i minni Al-haqir Abdurrohman Assitanjani min Pematansiantari Sumatora syamaliyah.